Masyarakat mulai mencari cara untuk menjaga kesehatan tubuhnya, berbagai cara dilakukan untuk memperbaiki cara makan. Tren CLEAN EATING pun digandrungi beberapa kalangan, yakni dengan menghindari suatu makanan atau memperbanyak konsumsi jenis makanan tertentu. Beberapa diantaranya memakai tren ini untuk menurunkan berat badan. Banyak yang berhasil namun ada juga yang gagal. Coba kita luruskan kesalahpahaman clean eating ini

  1. 1. Menghindari KARBOHIDRAT
  2. Perlu diketahui semua makanan mengandung karbohidrat. Hanya saja jenis dan kadarnya yang berbeda. Inilah yang menjadi perbedaan ketika orang memutuskan untuk makan karbohidrat atau tidak. Mungkinkah menghindari karbohidrat dalam piring makan sehari-sehari? Coba renungkan…
  3. Avera Health

Orang Indonesia kira-kira membutuhkan 130 gram karbohidrat per hari. Dalam satu cangkir nasi putih mengandung karbohidrat sebesar 45gr. Nah jumlah tersebut cukup ideal untuk memastikan tubuh kita memiliki pasokan energi yang cukup untuk beraktivitas dan bekerja. Jadi jenis karbohidrat seperti apa yang membantu untuk menurunkan berat badan?

Tentunya kebutuhan karbohidrat tiap orang dipengaruhi beberapa faktor seperti: usia, berat badan, aktivitas, kadar gula darah, pola makan, nafsu makan dan tingkat penghasilan. Memenuhi kebutuhan karbohidrat harian anda sangat penting untuk menjaga aktivitas anda agar tetap prima, badan anda tetap sehat dan gula darah anda tetap terjaga. Jumlah karbohidrat yang cukup juga penting untuk menjaga agar kulit anda tetap segar dan tidak keriput. Nah, bila Anda memutuskan untuk mengurangi sumber karbohidrat, Anda dapat menghindari karbohidrat dari buah seperti mangga, pir, raisin, kurma, apel. Anda bisa juga mengurangi sayuran berpati seperti beet, jagung, kentang, ubi, lobak.

Baca juga: Syukurlah karbohidrat ini tidak membuat saya gemuk!

2. Makanan ORGANIK lebih bernutrisi

Kita tahu makanan organik di pasaran terjual dengan harga yang cukup mahal. Bahkan sudah menjamur komunitas organik di Indonesia. Beberapa orang memilih versi organik karena paham bahwa makanan tersebut bebas pestisida sehingga tidak mau membuat tubuhnya terpapar residu. Diluar sana masih ada orang yang beranggapan bahwa makanan organik lebih bernutrisi atau kaya gizi dari pada versi normal lainnya. Padahal, ada penelitian yang menunjukkan jika makanan organik tidak lebih bernutrisi daripada makanan non-organik. Ini adalah keputusan gaya hidup untuk memilih mana yang dianggap terbaik oleh Anda.

Truthout

3. Konsumsi produk GLUTEN FREE

Diet gluten free memang sedang naik daun karena makanan bebas gluten dipercaya lebih sehat. Gluten merupakan protein yang terkandung di dalam gandum, dan memang ada orang yang sensitif terhadap protein ini karena menderita celiac disease (CD). Orang ini yang wajib menghindari produk mengandung gluten. Bagaimana dengan yang lain? Ternyata konsumen makanan gluten free saat ini kebanyakan adalah orang-orang yang tidak ada masalah dengan gluten. Lebih tepatnya mengikuti tren untuk sehat. Padahal, jika tidak teliti, diet gluten free bisa menyebabkan tubuh kekurangan vitamin, mineral, dan serat,serta mengurangi bakteri baik yang penting untuk imunitas kita.

Pada dasarnya cara makan akan mempengaruhi kualitas kesehatan kita. Faktornya bisa lebih dari jenis makanan yang dihindari, bila Anda bercita-cita ingin langsing. Mulai saat ini sadarlah apa yang akan dimakan dengan konsep Mindful Eating untuk mencapai tujuan hidup Anda. Apa itu Mindful Eating?

SAYA INGIN SEGERA LANGSING TANPA BELI PRODUK

>> KLIK DISINI<< 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *