Thanks God: Alasan Karbohidrat Tidak Membuat Saya Gemuk

Thanks God: Alasan Karbohidrat Tidak Membuat Saya Gemuk

Diet Ibu Menyusui, Life Is Good, Menyusui, Science On My Plate

Beberapa teman saya memutuskan untuk menghindari NASI di menu harian mereka. Dalih sederhana bahwa NASI penyebab kegemukan mereka. Apakah benar bahwa NASI akan menyebabkan kegemukan? Pertanyaan ini dilontarkan sama saat saya ujian menjadi pengajar di kampus ternama Jakarta. Sebelum menjawab hal ini, mari kita menimbang hal lain..

Sebagian orang termasuk saya tidak mengalami kegemukan walau makan nasi hampir 4x sehari. Kenapa? Apakah dari sononya turunan langsing? Bisa jadi pepatah benar adanya “ketika memilih calon istri, lihat dulu ukuran Ibunya, karena buah jatuh tak jauh dari pohonnya” Ya ibu saya langsing sehingga saya pun langsing walau memiliki dua balita.

Aaah tidak juga, Ibu mertua saya langsing namun anak perempuan memiliki ukuran besar. Apakah adik perempuan saya terlalu banyak makan nasi atau karbohidrat lain? Nyatanya tidak..

Pendapat para scientist sebelumnya bahwa dengan menambah konsumsi karbohidrat maka kadar insulin darah akan naik yang menyebabkan penambahan cadangan lemak. Ternyata penelitian terakhir menemukan hal yang mengejutkan

IG: Langsing Bahagia

Penelitian Hall et al, AJCN 2016 mengungkapkan saat kelompok orang berdiet tinggi karbohidrat dan kelompok ketogenic melakukan pembatasan makanan selama 4 minggu disertai olahraga, menunjukkan nilai lemak tubuh yang sama. Hal ini tidak mendukung hipotesis tinggi karbohidrat membuat tinggi insulin yang mengakibatkan kegemukan. Ketika seseorang memutuskan untuk konsumsi rendah karbohidrat dan mengalami penurunan total berat, sebenarnya telah terjadi penurunan kadar air dalam tubuh.

Penelitian lain dari Dr. Kevin Hall menemukan bahwa diet karbohidrat sebesar 29% menghasilkan sedikit kehilangan lemak daripada diet lemak 7.7% fat. Dikatakan tidak ada keuntungan dengan diet karbohidrat sebesar angka tersebut. Maka Anda perlu mewaspadai konsumsi lemak harian Anda!

Jadi disaat seseorang mengkonsumsi karbohidrat secara berlebih akan meningkatkan berat badan, masa lemak dan masa otot. Begitu juga dengan konsumsi lemak secara berlebih. Perbedaan keduanya tidak significant. Berapapun porsi karbohidrat/lemak yang Anda makan selama jumlah kalori harian tetap, maka tidak ada lonjakan angka berat badan.

Setelah membaca tulisan ini, Anda akan menyadari kenapa berat badan Anda tidak turun walau tidak makan nasi. Karbohidrat, Protein, Lemak, Vitamin, Air juga dibutuhkan oleh tubuh sesuai porsinya. Saat Anda memutuskan untuk berdiet, lakukan dengan  seimbang dan konsisten.

Salam langsing! Mau langsing tanpa pantang? >> KLIK DISINI <<

 

CLEAN EATING: 3 MITOS TIDAK BIKIN LANGSING

CLEAN EATING: 3 MITOS TIDAK BIKIN LANGSING

Diet Ibu Menyusui, Life Is Good, Science On My Plate

Masyarakat mulai mencari cara untuk menjaga kesehatan tubuhnya, berbagai cara dilakukan untuk memperbaiki cara makan. Tren CLEAN EATING pun digandrungi beberapa kalangan, yakni dengan menghindari suatu makanan atau memperbanyak konsumsi jenis makanan tertentu. Beberapa diantaranya memakai tren ini untuk menurunkan berat badan. Banyak yang berhasil namun ada juga yang gagal. Coba kita luruskan kesalahpahaman clean eating ini

  1. 1. Menghindari KARBOHIDRAT
  2. Perlu diketahui semua makanan mengandung karbohidrat. Hanya saja jenis dan kadarnya yang berbeda. Inilah yang menjadi perbedaan ketika orang memutuskan untuk makan karbohidrat atau tidak. Mungkinkah menghindari karbohidrat dalam piring makan sehari-sehari? Coba renungkan…
  3. Avera Health

Orang Indonesia kira-kira membutuhkan 130 gram karbohidrat per hari. Dalam satu cangkir nasi putih mengandung karbohidrat sebesar 45gr. Nah jumlah tersebut cukup ideal untuk memastikan tubuh kita memiliki pasokan energi yang cukup untuk beraktivitas dan bekerja. Jadi jenis karbohidrat seperti apa yang membantu untuk menurunkan berat badan?

Tentunya kebutuhan karbohidrat tiap orang dipengaruhi beberapa faktor seperti: usia, berat badan, aktivitas, kadar gula darah, pola makan, nafsu makan dan tingkat penghasilan. Memenuhi kebutuhan karbohidrat harian anda sangat penting untuk menjaga aktivitas anda agar tetap prima, badan anda tetap sehat dan gula darah anda tetap terjaga. Jumlah karbohidrat yang cukup juga penting untuk menjaga agar kulit anda tetap segar dan tidak keriput. Nah, bila Anda memutuskan untuk mengurangi sumber karbohidrat, Anda dapat menghindari karbohidrat dari buah seperti mangga, pir, raisin, kurma, apel. Anda bisa juga mengurangi sayuran berpati seperti beet, jagung, kentang, ubi, lobak.

Baca juga: Syukurlah karbohidrat ini tidak membuat saya gemuk!

2. Makanan ORGANIK lebih bernutrisi

Kita tahu makanan organik di pasaran terjual dengan harga yang cukup mahal. Bahkan sudah menjamur komunitas organik di Indonesia. Beberapa orang memilih versi organik karena paham bahwa makanan tersebut bebas pestisida sehingga tidak mau membuat tubuhnya terpapar residu. Diluar sana masih ada orang yang beranggapan bahwa makanan organik lebih bernutrisi atau kaya gizi dari pada versi normal lainnya. Padahal, ada penelitian yang menunjukkan jika makanan organik tidak lebih bernutrisi daripada makanan non-organik. Ini adalah keputusan gaya hidup untuk memilih mana yang dianggap terbaik oleh Anda.

Truthout

3. Konsumsi produk GLUTEN FREE

Diet gluten free memang sedang naik daun karena makanan bebas gluten dipercaya lebih sehat. Gluten merupakan protein yang terkandung di dalam gandum, dan memang ada orang yang sensitif terhadap protein ini karena menderita celiac disease (CD). Orang ini yang wajib menghindari produk mengandung gluten. Bagaimana dengan yang lain? Ternyata konsumen makanan gluten free saat ini kebanyakan adalah orang-orang yang tidak ada masalah dengan gluten. Lebih tepatnya mengikuti tren untuk sehat. Padahal, jika tidak teliti, diet gluten free bisa menyebabkan tubuh kekurangan vitamin, mineral, dan serat,serta mengurangi bakteri baik yang penting untuk imunitas kita.

Pada dasarnya cara makan akan mempengaruhi kualitas kesehatan kita. Faktornya bisa lebih dari jenis makanan yang dihindari, bila Anda bercita-cita ingin langsing. Mulai saat ini sadarlah apa yang akan dimakan dengan konsep Mindful Eating untuk mencapai tujuan hidup Anda. Apa itu Mindful Eating?

SAYA INGIN SEGERA LANGSING TANPA BELI PRODUK

>> KLIK DISINI<<