MEMBANGUN KETERIKATAN SAAT LAHIR DAN SESUDAHNYA

MEMBANGUN KETERIKATAN SAAT LAHIR DAN SESUDAHNYA

Gendong Bayi, Life Is Good, Travelling With Baby
Menunggu kelahiran sang buah hati adalah waktu yang menyenangkan sekaligus mendebarkan. Beberapa antisipasi yang baik dilakukan orangtua untuk mendukung persalinan lancar. Sesaat pertemuan antara Si Ibu dan bayinya, sangatlah menajubkan. Proses ini kadangkala berjalan sesuai harapan namun terkadang tidak.
Sesaat bayi dilahirkan, secara naluri si ibu ingin sekali menyentuh bayinya. Sentuhan ini menimbulkan keterikatan atau “bonding” yang muncul antara ibu dan bayi.
Suatu cara orangtua dan bayi untuk mengenal satu sama lain di saat-saat awal kelahiran disebut keterikatan. Bayi yang menerima banyak cinta dari Ibu dan Ayah akan merespon dengan menunjukkan perilaku beragam, contohnya tatapan tajam saat melihat Ibunya. Bayi akan mengenal siapa Ibu dan ayahnya di saat proses ini.
Proses keterikatan ini muncul dalam beberapa hari bahkan berbulan bulan tergantung kondisi kesehatan orangtua khususnya Ibu. Ibu yang melahirkan spontan dan dekat dengan bayinya lebih mudah membangun keterikatan. Lalu bagaimana dengan Ibu yang melahirkan cesar?
Ibu yang melahirkan cesar memerlukan waktu untuk membangun keterikatan. Perencanaan dan antisipasi yang baik dengan pihak rumah bersalin sangat mendukung keberhasilan proses ini. Peran Ayah pun sangat dibutuhkan untuk menggantikan Ibu dalam menjalin keterikatan sesegera mungkin.
Sesaat ibu memeluk bayi baru lahir, keterikatan inipun terbentuk. Ibu merasa ingin memeluk atau menggendong bayinya sesering mungkin. Menggendong bayi baru lahir dengan tangan atau media gendong sama-sama membangun keterikatan. Hanya saja menggendong dengan gendongan bayi lebih memudahkan orangtua dan membantu meringankan beban yang terasa. Kadang kala menggendong bayi baru lahir dirasa mudah saat ada keluarga besar yang membantu pengasuhan. Namun bagi orangtua muda yang jauh dari keluarga, proses menggendong bayi baru lahir adalah sebuah tantangan. Kadang kala kesulitan-kesulitan muncul saat menggendong si bayi.
Letsgendong memahami proses ini dan hadir diantara orangtua untuk memudahkan informasi dengan edukasi. Orangtua di Pekalongan, Jawa Tengah dapat berkumpul bersama tim Pekalongan Menggendong untuk berbagi informasi terkait menggendong bayi baru lahir.
Acara akan dilangsungkan di Alun-Alun Kajen, Pekalongan.
Pukul 07.00 – 09.00 (pagi) WIB
Hari Ahad 31 Maret 2019
Please follow IG @letsgendong dan explore more website
Anda dapat menghubungi narahubung yang tertera diatas atau mendaftar langsung  dengan klik DAFTAR
Letsgendong terbuka untuk siapa saja yang ingin memberi inspirasi, kebebasan berkarya dan memberikan keceriaan, selaras dengan tagline LETSGENDONG – INSPIRE – FREEDOM – FUN
Bantu mencapai 10.000 member di Instagram
Follow cuitan Twitter 
Untuk kuliah online Telegram
SEDEKAH SAMPAH JADI BERKAH

SEDEKAH SAMPAH JADI BERKAH

Life Is Good

Bulan ketiga tinggal beberapa hari lagi, sebentar lagi kita akan menuju bulan suci Ramadhan. Kira-kira tahun 2019 ini, kita sudah mempersiapkan apa ya?

Sedekah salah satunya, dana sedekah juga disiapkan melalui sampah. Ada apa dengan sampah?

Well, ini beberapa faktanya..

1.  “Indonesia merupakan negara penyumbang sampah plastik ke lautan terbesar kedua di dunia, sampah plastik sangat berbahaya,”
2. “Sampah makanan menghasilkan gas metana 25x lipat mengalahkan polusi karbon dari kendaraan kita”                                        3. “Bencana ledakan Tempat Pembuangan Akhir terbesar peringkat kedua di dunia”                                                                                 4. “Penyebab banjir diberbagai daerah nomor wahid karena sampah”                                                                                                            5. “Bank sampah didirikan pada 2008 sebagai konsep pengelolaan sampah yang meyakinkan”

Nah beruntung sekali ditempat tinggal kami sudah ada bank sampah sehingga kami cukup menjalankan alurnya saja. Tempat tinggal Anda belum punya bank sampah? Baca LANGKAH MEMBUAT BANK SAMPAH

Sebelum pergi ke bank sampah, kami kelompokkan sampah menjadi beberapa jenis. Kami sediakan 1 ruangan khusus untuk menyimpan sampah (di loteng). Jenis sampah yang ada dirumah berupa:

SONTOR

DUPLEX

KERDUS

KRESEK

BOTOL KACA

KERASAN

PET E

Kami penggemar susu, minuman isotonik, yogurt dan jamu, sehingga kemasan minuman tersebut yang mendominasi sampah di rumah. Sampah kemasan susu digepengkan terlebih dahulu supaya hemat ruang. Botol kaca dan botol plastik tentunya dipisahkan tempatnya. Jenis-jenis sampah ini memiliki nilai yang berbeda. Setelah terkumpul ternyata sampah rumah tangga mampu menghasilkan uang ya, walau nilainya dianggap masih kecil untuk sebagian orang. Nominal ini bila diakumulasikan sangat membantu untuk orang yang membutuhkan.

Buku Tabungan Sampah

Tahukah Anda? Penelitian dari Harvard Medical School, plastik itu bisa berubah menjadi mikro plastik. Kalau dimakan ikan dan manusia, berpotensi menghasilkan keturunan yang mengalami kuntet atau stunting.

Sebagai Ibu Muda, Kamu Mau Diam Saja?