BAGAIMANA MENAIKKAN BERAT BADAN BAGI BUSUI KURUS?

BAGAIMANA MENAIKKAN BERAT BADAN BAGI BUSUI KURUS?

Diet Ibu Menyusui, Menyusui

Ternyata banyak yang curhat kepada Saya untuk membuka KELAS GENDUT. Nah lho.. Usut diusut masih banyak ibu menyusui yang merasa kurus bahkan selalu manjadi bahan omongan di lingkungan sekitar. Hal inilah yang menyemangati saya untuk berbagi lebih. Menyusun program GENDUT eeh ternyata lebih rumit daripada program KURUS. Beneran!

Sejujurnya program GENDUT ini belum saya launching karena menimbang banyak hal lain. Konsepnya kenapa ibu menyusui bisa kurus? Jawabanya adalah mereka selalu kekurangan asupan energi dan ini hampir tidak disadari. Kebanyakan ibu menyusui hanya fokus dengan rutinitas makan tanpa menimbang nutrisi dan jumlah energi yang masuk ke dalam tubuh. Penting diingat bahwa ibu menyusui memerlukan ENERGI LEBIH BANYAK (300-500Kcal)

Konsep Ibu menyusui bisa menaikkan berat badan sangatlah sederhana, yakni:

  1. 1. Memperbaiki pola makan. Ibu menyusui dianjurkan tertib makan teratur 3x sehari (boleh disertai waktu camilan) dengan porsi lebih banyak. Upayakan konsep Gizi seimbang yakni susunan hidangan sehari yang mengandung zat gizi (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral) dalam jumlah dan kualitas yang sesuai dengan kebutuhan tubuh untuk dapat hidup sehat secara optimal. Meningkatkan asupan protein dan karbohidrat sangat baik untuk meningkatkan berat badan. Makan lebih banyak protein dan karbohidrat seperti roti, nasi, umbi-umbian, ikan, daging, tempe, tahu sangat membantu untuk program ini.
  2. 2. Cek aktivitas harian. Cadangan lemak pada orang yang malas dan rajin olahraga tentunya berbeda. Berolahraga secara teratur dapat membantu menaikkan berat badan Ibu. Beberapa jam setelah olahraga biasanya Ibu akan terasa lapar sehingga meningkatkan nafsu makan, yang tentunya berguna untuk menaikkan berat badan. Jenis olah raga pun tidak perlu yang sulit atau terlalu berat. Berjalan kaki selama 30 menit secara teratur sudah cukup untuk menjaga keseimbangan tubuh. Selain itu Ibu bisa melakukan olahraga sembari mengerjakan rumah.
  3. Imbangi juga dengan istirahat yang cukup agar energi Anda tidak banyak terbuang percuma.
                                     Saya termasuk Ibu menyusui perlu gendut enggak?
  1. 3. Dengarkan kesehatan dan keluhan tubuh Ibu. Ibu yang memiliki metabolisme tubuh yang cepat (biasanya merupakan faktor keturunan) umumnya menjadi kurus. Memperbanyak minum air putih, dapat memperbaiki metabolisme tubuh Anda serta melancarkan pencernaan Anda. Selain itu, seseorang yang termasuk dalam kategori kurus dapat disebabkan oleh penyakit tertentu, seperti hipertiroid atau tuberkulosis. Silakan cek kesehatan Ibu sebelum memutuskan untuk menjalani program gendut ya

Bila ketiga konsep itu sudah dijalani dan merasa belum berhasil, saya sarankan agar Anda memeriksakan diri ke dokter untuk mencari tahu apakah ada kemungkinan penyakit lain yang mendasari. Ibu juga dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis gizi untuk menu makanan khusus yang dapat meningkatkan berat badan Anda.

  1. Selamat mencoba, jangan lupa jaga kesehatan ya!

 

Ikuti Menu Diet Ini Ketika Menyusui Si Kecil

Ikuti Menu Diet Ini Ketika Menyusui Si Kecil

Diet Ibu Menyusui, Menyusui

Hai Ibu di jaman melek teknologi sekarang saatnya untuk lebih memperhatikan menu diet demi menunjang proses tumbuh kembang si Kecil. Ketika menyusui si Kecil, Ibu juga perlu memperhatikan setiap perubahan dari konsumsi pola makan yang lebih sehat. Sebagai panduan awal nih, Ibu dapat mengikuti tips menu diet sehat berikut:

  • 1. Konsumsi lima porsi sayur dan buah-buahan setiap hari. Baik dalam kondisi buah segar, beku, atau produk buah-buahan yang dikeringkan.
  • 2. Karbohidrat dasar seperti nasi, mie, roti gandum, dan pasta dengan porsi secukupnya. Rekomendasi ahli gizi sekitar 25% dari luas piring
  • 3. Konsumsi makanan yang mengandung banyak serat, seperti produk berbahan dasar gandum utuh, buah-buahan, dan beragam sayuran.
  • 4. Konsumsi protein dari daging tanpa lemak, unggas, ikan, telur dan kacang-kacangan.
  • Konsumsi setidaknya dua porsi ikan setiap minggu, dengan satu porsi makanan yang kaya kandungan minyak ikan
  • 5. Kalsium dari susu dan produk olahan susu seperti keju dan yogurt. Bagi vegetarian bisa mengkonsumsi tahu, edamame, pisang, kubis, brokoli dan almond.

Ibu menyusui juga perlu asupan Vitamin D  dan Asam lemak. Vitamin D merupakan nutrisi esensial untuk pertumbuhan tulang. Konsumsi Vitamin D yang cukup akan membantu memenuhi kebutuhan nutrisi penting dan mengurangi risiko si Kecil terkena penyakit tulang. Asam lemak esensial seperti AA dan DHA yang ada pada omega 6 dan omega 3 juga merupakan kebutuhan nutrisi esensial bagi tumbuh kembang si Kecil.

Sumber asam lemak omega 3

Selama menyusui pastikan Ibu meminum minimal dua liter atau delapan gelas air putih per hari. Walau air putih merupakan sumber cairan terbaik untuk memenuhi kebutuhan cairan harian dalam tubuh, Ibu juga dapat mengombinasikannya dengan konsumsi susu atau jus buah.

Selama diet Ibu perlu mencatat apa yang dimakan setiap hari karena asupan yang masuk ke tubuh Ibu akan berpengaruh terhadap ASI. Bila si Kecil terlihat gelisah atau menangis setelah menerima ASI dari Ibu yang sebelumnya mengonsumsi jenis makanan tertentu, pehatikan jenis makanan tertentu tersebut. Setelah itu, segera konsultasikan dengan dokter atau tenaga profesional terkait agar Ibu dapat mengambil langkah yang tepat.

Semoga Ibu dan si Kecil selalu sehat ya

Ternyata Begini Cara Cepat Kurus Saat Menyusui

Ternyata Begini Cara Cepat Kurus Saat Menyusui

Diet Ibu Menyusui

Saya memahami banyak wanita yang tidak sabar untuk menurunkan berat badan setelah proses persalinan. Padahal pada masa-masa itu, seorang wanita membutuhkan banyak energi untuk menyusui bayinya yang baru dilahirkan.

Ibu menyusui perlu perhatikan juga apakah nutrisi yang Anda dapatkan sudah bisa memenuhi kebutuhan si kecil yang masih bergantung pada ASI. Selain itu kebutuhan kalori Ibu juga lebih besar daripada kalori wanita normal. Baru setelah mengetahui informasi tersebut, Ibu bisa mencoba cara ini untuk menurunkan berat badan. Apa aja sih…

  1. 1. Menurunkan berat badan secara aman. Angka penurunan berat badan hingga 1kg per minggu tergolong aman untuk produksi ASI (Air Susu Ibu). Penurunan secara bertahap akan lebih baik dengan pendampingan olahraga intensitas sedang yang bisa Ibu lakukan dirumah. Besaran penurunan berat badan tiap individu pun berbeda, bahkan ada yang bisa menurunkan 4kg per minggu tanpa mempengaruhi produksi ASI.

2. Memenuhi kebutuhan kalori yang sama dengan jenis makanan berbeda. Ibu menyusui rerata memerlukan tambahan kalori sebesar 300Kcal. Beberapa hal seperti berat badan, metabolisme tubuh, intensitas olahraga dan frekuensi bayi menyusui mempengaruhi jumlah kalori tambahan yang diasup. Mengganti beberapa jenis makanan dapat membantu untuk menurunkan berat badan Ibu. Contohnya alih-alih makan keripik sebagai camilan, Ibu dapat memilih buah pisang dalam porsi yang sama

3. Konsep jam makan tetap. Maksudnya makan perlu diatur jamnya gitu? Begini Ibu, saya tahu Ibu menyusui mudah lapar dan hal ini sering banget jadi alasan “membengkaknya badan” Bener gak? Nah makan pun perlu ditentukan jam nya, semisal sarapan pukul 06.00 lalu camilan pagi pukul 09.00, makan siang pukul 12.00 dilanjutkan camilan sore pukul 16.00 diakhiri makan malam pukul 19.00. Aturan jam makan ini akan meminimalkan rasa lapar yang membahana. Bayangkan bila Ibu menunda sarapan efeknya saat makan siang terasa sangat lapar hingga akhirnya memakan tanpa batas.

4. Mantapkan dalam hati dan pikiran bahwa Ibu ingin diet menurunkan berat badan. Jujur saja diet ini gampang diawal susah diakhir maksudnya.. awalnya gampang banget menjalani diet karena semangat tinggi lalu selama perjalanan terasa malas hingga akhirnya susah menurunkan berat badan. Olah pikiran dan emosi pun diperlukan dalam fase ini. Jadi..KONSISTEN ya Ibu

5. Komunikasikan pada keluarga bahwa Ibu sedang diet. Sudah menjadi stigma bahwa ibu menyusui perlu makan banyak tanpa dibatasi demi ASI si buah hati. Akibatnya sang suami selalu memanjakan makanan dengan senang hati. Kan nyenengin tuh pulang kantor ditelpon suami “Bu..mau dibawain martabak manis gak?” Eeeh ujung-ujungnya sebungkus martabak dilahap Ibu sendiri (biar ngucur nih ASI…hehehe). Tak hanya suami, sang mertua atau orangtua pun perlu diberitahu bahwa Ibu akan mengontrol asupan. Kalau ngomongnya “diet” pasti akan dilarang mertua ya kan ya?

Baca Juga: Ikuti Menu Diet Ini Ketika Menyusui Si Kecil

Nikmati semua prosesnya, sehingga Ibu mendapatkan berat badan yang sehat dan berat badan berlebih Ibu tidak kembali lagi dengan cepat. Jika ibu mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi atau saya hihihi mengenai kemungkinan waktu memulai proses penurunan berat badan lebih cepat.

Selamat memulai diet ya!

Ikuti Tips Ini Saat Anda Menyusui Bayi di Dalam Gendongan 

Ikuti Tips Ini Saat Anda Menyusui Bayi di Dalam Gendongan 

Gendong Bayi, Menyusui, Travelling With Baby

“Pengin banget jalan-jalan ke luar, tapi masih punya bayi kecil”

“Repot gak ya? belum nanti menyusinya..”

Tenang Bunda, pikiran yang tenang akan membuat si bayi tenang. Bunda bisa menikmati sesi jalan-jalan yang menyenangkan bersama keluarga. Hal yang menyenangkan akan membuat Bunda bahagia akhirnya bayipun ikut bahagia. Bayi yang masih digendong tak jadi soal, begitu juga dengan bayi yang masih menyusu. Semua hal itu ada solusinya..

Gendongan bayi akan membantu Bunda meringankan kegiatan sehingga terasa nyaman saat jalan-jalan santai. Jenis gendongan apa yang umumnya dipakai saat jalan-jalan ya? Kali ini kita akan bahas Gendongan SOFT STRUCTURED CARRIER (SSC) yuk

Nah saat si bayi lapar dan minta menyusu, Bunda terselamatkan karena gendongan bayi ini. Kenapa? Gendongan bayi ini umumnya mempunyai penutup kepala yang dapat pula difungsikan untuk menyamarkan aktivitas menyusui. Berikut tips menyusui menggunakan gendongan SSC (*model dalam foto adalah member Indonesia Babywearing Club):

Bunda perlu berlatih menyusui bayi dengan posisi duduk. Seolah olah Bunda membayangkan akan menyusui bayinya di tempat umum. Setelah Bunda percaya diri dengan cara menyusui ini, Bunda berlatih menyusui dengan memakai gendongan SSC. Berlatihlah di depan cermin hingga terlihat luwes dan percaya diri.

Ketika bayi didalam gendongan SSC dan siap menyusu, Bunda mencari tempat untuk duduk. Anggaplah sesi menyusu ini adalah waktu istirahat Bunda yang menyenangkan. Bunda dapat melonggarkan tali pengikat di area lengan atau punggung atau pinggang untuk memposisikan bayi tepat di payudara dan memberikan ruang. Perhatikan badan bayi saat menyusu terlihat nyaman.

Bunda selalu perhatikan kepala bayi supaya posisi menyusu dengan nyaman dan tidak terhambat. Dengarkan ritme suara si bayi saat menyusu untuk memastikan dia dalam kondisi baik. Suasana menyusui yang tenang dan nyaman sangat diperlukan saat ini.

Selama bayi menyusui dalam gendongan, topanglah dengan bantuan tangan bila diperlukan. Kadang bayi bergerak-gerak saat menyusu khususnya bayi kecil yang belum mampu mengontrol tubuhnya.

Selesai sesi menyusui, perbaiki posisi bayi dalam gendongan dan kencangkan kembali tali pengikat yang kendur. Berkomunikasi dengan bayi bahwa Bunda siap untuk melakukan perjalanan lagi.

Silakan mencoba tips ini ya Bunda dan selamat jalan-jalan!

Ingin mengetahui hal lain tentang menggendong bayi, seperti apa yang dipakai dan bagaimana menggunakannya?

Silakan mengikuti dan belajar bersama di Instagram @letsgendong atau bergabung di FB Grup Indonesia Babywearing Club 

Nantikan kuliah online yang dipandu konsultan menggendong setiap bulannya! Join Channel Telegram t.me/letsgendong

 

 

MENGGENDONG DAN MENYUSUI SELAYAKNYA TEMAN SEJATI

MENGGENDONG DAN MENYUSUI SELAYAKNYA TEMAN SEJATI

Gendong Bayi, Menyusui, Travelling With Baby
Ilustrasi Menyusui
Sumber: Google Image

Kala itu terpancar kebahagiaan sesaat bayi mungil lahir. Aku ingat dokter segera meletakkan bayiku di dada supaya dia mampu merasakan detak jantungku yang menenangkan dan berusaha untuk Inisiasi Menyusui Dini (IMD). Secara naluri kupeluk tubuh mungil itu.

Itulah pertama kali diriku merasakan ikatan yang kuat, sangat menyenangkan!

Aku yakin, berjalannya waktu aku mampu menyusui dan menggendong bayiku. Dua hal penting yang tak terpisahkan. Bayiku sangat pintar menyusu saat dipangkuanku.

Boleh dikatakan menggendong dan menyusui selayaknya teman sejati. Betulkah? Atau suatu kebetulan? Mari simak hal ini

Sahabat letsgendong mampu menyusui saat menggendong bayinya, baik digendong langsung atau dengan bantuan gendongan bayi. Bagaimana melakukannya? Tergantung jenis gendongan bayi yang sahabat pakai. Pada intinya pakaian yang nyaman saat menyusui, pengaturan gendongan bayi dan posisi bayi sehingga bayi menemukan akses mudah untuk menyusui. Jangan lupa setelah menyusui untuk mengembalikan bayi ke posisi yang aman didalam gendongan.

BACA JUGA: Ikuti Tips Ini Saat Anda Menyusui Bayi di Dalam Gendongan 

  1.  1. Sahabat letsgendong tahu lebih cepat tanda bayi lapar

Saat sahabat menggendong si buah hati, Anda tahu bahwa kedekatan tersebut mempermudah untuk mengenali gerak gerik, suara, tanda dan waktu si bayi. Berkat aktivitas menggendong ini, sahabat akan belajar untuk memahami arti dari sinyal si bayi. Sangat mudah untuk mengenali tanda tanda bayi siap menyusui atau saat bayi Anda lapar.

Posisi menggendong yang mendekatkan kulit ke kulit mempengaruhi suplai ASI lebih banyak dan bayi akan merasa senang.

2. Menggendong membuat nyaman bayi

Saat bayi dalam kondisi rewel bisa jadi karena bayi bosan, lapar atau mengantuk, menempatkan bayi ke dalam gendongan adalah cara yang tepat. Cara ini efektif menghemat energi sahabat letsgendong. Saat bayi sudah tenang Ibu bisa mengajak si bayi jalan-jalan atau bahkan menyusuinya. Ketika terjadi kontak mata dan sentuhan kedekatan antara Ibu dan bayi, hormon oksitosin memberikan rasa senang dan menenangkan.

3. Gendongan bayi adalah alat bantu menyusui yang menyenangkan

Tahukah sahabat letsgendong, beberapa Ibu setuju bahwa menyusui di tempat umum kadang menegangkan. Adanya bayi didalam gendongan sangat membantu Ibu saat menyusui. Nyatanya beberapa gendongan mempunyai kain penutup kepala bayi sehingga proses menyusui pun tidak kentara. Posisi bayi yang menempel dengan Ibu juga membantu membiaskan aktivitas menyusui. Dengan kata lain sahabat letsgendong leluasa menyusui dimana saja dan kapan saja berkat bantuan gendongan bayi ini.

 

Ingin mengetahui hal lain tentang menggendong bayi, seperti apa yang dipakai dan bagaimana menggunakannya?

Silakan mengikuti dan belajar bersama di Instagram @letsgendong atau bergabung di FB Grup Indonesia Babywearing Club 

Nantikan kuliah online yang dipandu konsultan menggendong setiap bulannya! Join Channel Telegram t.me/letsgendong